Bisnis Tiket Pesawat Online

Program Affiliate Indowebmaker

Selasa, 27 Mei 2008

Membangkitkan Kembali Gairah Kerja

Apakah hidup Anda bergairah? Puas dengan pilihan dalam kehidupan dan karir Anda?

Banyak orang beranggapan, gairah dan bekerja tidak dapat dicampur. Mereka bahkan berpikir, bekerja untuk hidup dan cari makan. Bukan untuk memberi makan jiwa kita. Jelas, pendapat tersebut keliru. Sebab, pada kenyataannya, gairah dan kehidupan adalah hal pokok yang harus diprioritaskan. Dengan gairah, Anda termotivasi untuk melakukan apa yang ingin Anda lakukan dan yang terpenting, membuat Anda menjadi "siapa diri Anda. Karena gairah adalah karunia dan kekuatan serta enerji Anda.

Namun, banyak orang mengabaikan gairah mereka dalam kehidupan karir mereka. Mungkin karena stres dengan deadline atau kesal dengan macam-macam keadaan di kantor. Tetapi, gairah murni tetap ada dalam diri Anda dan kadang memang harus digali dan diihidupkan lagi.

Caranya? Simak saja saran-saran berikut.

1. Cermin Masa Lalu
Ingat-ingat lagi masa kecil dan identifikasi hal-hal yang Anda sukai. Begitu dapat mengidentifikasi kegemaran Anda maka Anda pun tahu bagaimana memanfaatkannya. Ingat, gairah kita terpampang di depan kita!

2. Identifikasi Impian
Jika ingin menggali gairah, Anda perlu mengidentifikasi "mimpi" Anda. Buatlah catatan daftar hal-hal yang sangat Anda ingin dilakukan dan jangan pernah berpikir "tidak mungkin" karena dengan mempunyai mimpi, Anda akan termotivasi untuk mewujudkan cita-cita Anda. Jelas, Anda harus berani menghadapi tantangan-tantangan.

3. Cari Peluang
Beri kesempatan pada diri sendiri untuk mengikuti kursus yang Anda minati. Lakukanlah sesuatu sesuai dengan minat Anda. Anda harus berani melakukan dan mencoba sesuatu yang baru.

4. Bangun Dunia & Gaya Hidup
Setiap orang harus berani melakukan hal-hal yang memotivasi dirinya dan yang memberi ilham. Gairah harus digali dan dikembangkan agar Anda sukses dan menjadi orang seperti yang Anda idam-idamkan.

Memang, perlu waktu dan kemauan untuk menggali gairah dan mengembangkannya. "Hidup ini bukanlah suatu latihan." Diri Anda sendirilah yang dapat membuat hidup Anda bahagia atau tidak.