Bisnis Tiket Pesawat Online

Program Affiliate Indowebmaker

Jumat, 25 Juni 2010

Sejarah dan Tentang Nobel

Penghargaan nobel dapat diberikan kepada siapa saja, baik perorangan maupun organisasi yang dianggap meberikan sumbangan besar dibidang sains maupun social, yaitu bidang Kimia, Ekonomi, Sastra, Medis, Fisika, dan Perdamaian. Sumbangannya bisa berupa hasil riset, penemuan inovatif, atau kegiatan kemanusiaan. Penghargan ini diberikan pada bidang-bidang praktikal, bukan teoritikal, sehingga matematika tidak dimasukan sebagai bidang ilmu yang layak menerima Nobel. Penghargaan Nobel bisa dibilang juga sebagai status tertinggi para tokoh dunia.

Lahir dari keinginan penemu besar dinamit, Alfred Nobel (1833-1896). Dilatari penyesalan gara-gara dinamit penemuannya dipakai untuk senjata pemusnah. Menjelang ajal, kekayaannya dipakai untuk sebuah institusi yang bisa memacu terciptanya temuan serta ide gemilang yagn bermanfaat bagi dunia. Lalu didirikanna Nobel Foundation pada tahun 1901 dan diresmikan dengna memberikan penghargaan Nobel pertama kepada 6 orang tokoh.

Tiap tahun, acara pemberian Nobel ini digelar pada tangal 10 December yang bertepatan dengan tanggal wafatnya Alfred Nobel. Acara pemberian Nobel ini digelar di Stockholme Concert Hall, Swedia. Untuk penghargaan dibidang perdamaian, acara pemberian digelar di Oslo City Hall, Norwegia.

Pemilihan peraih Nobel tidak gampang, untuk menentukan siapa yang berhak meraih Nobel melibatkan 3000 orang. Orang-orang tersebut berasal dari Lembaga Pemerintahan, Mahkamah Internasional, para Rektor, para Guru Besar, lembaga-lembaga penelitian, penerima-penerima Nobel sebelumnya, dan anggota dari Nobel Foundation di seluruh dunia. Proses ini memakan waktu setahun.

Paket penghargaan Nobel diantaranya berupa medali emas, diploma, serta uang senilai 1,3 juta USDollar.

Anda ingin meraih Nobel, dan mendapatkan uang sejumlah diatas?

Tidur Siang Tingkatkan Daya Belajar Otak

Dari sebuah penelitian yang di pimpin Dr.Mathew Walker di konferensi AAAS di San Diego, AS, terungkap bahwa tidur siang mampu meningkatkan kemampuan otak untuk menyerap informasi baru.Hal ini di buktikan melalui penelitian yang di lakukan di Universitas California di Berkeley, Amerika Serikat. Para ilmuwwan melibatkan 39 oarang dewasa sehat, yang di haruskan tidur selama 90 menit pada siang hari.
Dalam percobaannya, sebelum tidur siang,39 sukarelawan di beri tugas menulis di pagi hari. Hasilnya menunjukkan, orang yang melakukan tidur siang memiliki hasil test kognitif yang lebih baik, dari mereka yang tetap terjaga atau tidak tidur siang.
Ketika test di ulang, orang yang tidur siang masih mengungguli orang yang tidak tidur siang. Melalui pemeriksaan pada aktifitas listrik otak, di temukan bahwa proses ini mungkin terjadi pada fase tidur, antara tidur lelap dan tidur bermimpi yang di sebut tahap2 nonrapid eye movement sleep.Dalam fase tersebut, memori berbasis kenyataan berpindah dari " penyimpanan memori sementara" yang berada di daaerah hippocamus otak, ke daerah lain yang di sebut pra-frontal korteks.
Beberapa kajian ilmu tidur dalam beberapa tahun terakhir ini gagal menunjukkan bukti meyakinkan, dalam menilai efek " tidur siang".Tapi dengan penelitian terbaru ini,terbukti otak mungkin perlu tidur untuk memroses kenangan jangka pendek, menciptakan "ruang" untuk fakta-fakta baru yang harus di pelajari.
"Informasi yang diterima otak ini seperti email.Saat hippocamus penuh dengan email, tidur akan memindahkannya dan tidak menerima email lain.Email tersebut akan di alihkan atau di pindahkan ke folder lain, agar bisa di ingat kembali melalui sistem memori" kata Dr.Mathew