Bisnis Tiket Pesawat Online

Program Affiliate Indowebmaker

Jumat, 14 Maret 2008

INFO PENTING

baru dapet dari tmn...tp ga tau ini berita lama or baru...
semoga berguna...

Peristiwa ini terjadi di Taiwan,
Ada seorang wanita meninggal mendadak dgn lima panca
indera keluar
darah, setelah diselidiki ternyata wanita ini meninggal
bukan karena bunuh diri atau dibunuh melainkan karena
ketidaktahuan akan terjadi keracunan
makanan.
Wanita ini ada kebiasaan minum Vit C tiap hari, ini tdk
masalah..
Masalahnya karena malam itu wanita kebanyakan makan udang,
sebenarnya cuma makan udang saja tdk masalah, orang
rumahnya juga banyak makan udang malam itu dan tak ada
yang meninggal.
Pada dasarnya udang mengandung Arsenic Pentoxide (As2O5),
berhuhung habis makan udang wanita itu minum Vit C,
terjadilah reaksi kimia di dlm perut membuat As3O5 berubah
menjadi Arsenic Trioxide (As2O3) yg sangat beracun,
mengakibatkan hati, jantung, ginjal, pembuluh darah rusak,
usus keluar darah, pembuluh darah melebar hingga wanita
itu meninggal mengenaskan dgn kelima panca indera keluar
darah.
Jadi hati2, habis banyak makan udang, jangan minum Vit C
pd saat bersamaan.

<^.^> PEACE

Jangan membuka pintu yang sama

UNTUK MENDAPATKAN HAL YANG BERBEDA DARI APA YANG ANDA DAPATKAN SEKARANG.
ADA SATU NASEHAT DARI ORANG BIJAK :


"JANGAN PERNAH MEMBUKA PINTU YANG SAMA UNTUK MENDAPATKAN HASIL YANG BERBEDA"

Artinya jangan pernah takut untuk berbuat sesuatu yang di luar kebiasaan karena belum tentu apa yang menjadi kebiasaan itu adalah benar karena yang benar itu kita harus membiasakan yang benar bukan membenarkan kebiasaan. Sekarang mari kita coba untuk mengetuk dan membuka pintu-pintu kehidupan yang belum pernah kita ketuk dan kita buka.

teman-teman sekalian, silahkan coba membuka pintu yang belum pernah anda buka maka anda akan mendapatkan hasil yang berbeda. Good luck.

Trim's
Yudi.

Rabu, 05 Maret 2008

HARGA DIRI ANDA

HARGA DIRI ANDA
Bayangkan Anda sedang menjaga seorang bayi berumur tiga bulan. Ketika saat makan tiba, apakah Anda akan memberi makan bayi itu dengan syarat tertentu? Tentu saja tidak! Anda tidak akan berkata, ”Baik, Nak! Jika kamu tidak menunjukkan kepadaianmu; jika kamu tidak duduk manis dan menghafal ABC atau membuatku tertawa, kamu tidak akan mendapat sebotol susu!” Anda memberi makan bayi itu karena ia layak diberi makan. Ia layak mendapatkan kasih sayang, perhatian, dan perlakuan yang wajar. Ia layak mendapatkan semua itu karena, seperti juga Anda, ia adalah manusia, bagian dari alam semesta.
Anda pun layak mendapatkan hal yang sama. Anda layak mendapatkannya sejak Anda dilahirkan sampai sekarang. Banyak orang mengira bahwa jika mereka tidak sepandai atau secerdik atau setampan atau sekaya atau segagah atau sejenaka orang-orang yang mereka kenal, mereka tidak layak dicintai dan dihormati.

Trim's
Yudi.


”SAYA” DI MATA ORANG LAIN

”SAYA” DI MATA ORANG LAIN
Kita bisa menilai citra diri kita dengan melihat orang-orang di sekitar kita. Kita membina hubungan dengan orang yang memperlakukan kita seperti yang kita inginkan. Orang dengan citra diri yang sehat akan menuntut untuk dihormati oleh mereka yang dekat dengannya. Ia memperlakukan dirinya dengan baik, untuk memberi contoh bagaimana mereka harus memperlakukannya.
Jika Mary mempunyai citra diri yang buruk, ia akan tahan terhadap segala macam bualan dan perlakuan buruk hampir dari semua orang. Di dalam benaknya ada pemikiran seperti, “Aku tidak peduli,” Itulah aku”, dan “Aku selalu diperlakukan dengan buruk. Mungkin aku memang pantas diperlakukan begitu!”.
Kita mungkin bertanya, “Berapa lama Mary harus mengalami perlakuan buruk itu?”.
Jawabannya adalah, ”selama ia tidak menghargai dirinya sendiri.” Orang memperlakukan kita seperti kita memperlakukan diri kita. Mereka yang ada di sekitar kita akan dengan cepat menilai apakah kita menghargai diri sendiri atau tidak. Jika kita memperlakukan diri kita dengan hormat, mereka pun akan menghormati kita!.
Saya berasumsi kita semua tahu wanita, dengan gambaran diri yang buruk, yang berpindah dari satu hubungan yang buruk ke hubungan buruk berikutnya. Dan setiap kali pula mereka mendapat pasangan pemabuk atau tanpa masa depan. Dalam tiap kasus, mereka diperlakukan dengan buruk, baik secara fisik maupun mental. Sayangnya, pola itu akan terus terulang selama ia tetap berada dalam konsep diri yang sama.
Di saat yang sama, ada banyak orang yang setelah belajar dari masa-masa sulit, memutuskan untuk mengharapkan dan menuntut perlakuan yang wajar dari teman, famili, dan rekan kerja mereka. Mereka menyadari bahwa jika mereka menentukan sikap, orang lain akan menanggapi.

Trim's
Yudi